RSS

Kejamnya Hukum Jalanan: Refleksi atas Kisruh Rencana Kenaikan Harga BBM

05 Apr

Sekadar untuk mengingatkan pada kejamnya hukum jalanan. Selain kejam, hukum jalanan itu juga sangat mudah untuk dibelotkan. Yang benar bisa jadi salah, yang salah bisa jadi benar.

Belum lama yang lalu, jalanan di berbagai penjuru Indonesia bergejolak. Mahasiswa dan beberapa elemen masyarakat tumpah-ruah turun ke jalan meneriakkan penolakan terhadap rencana pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Pemerintah bersikukuh bahwa dengan menaikkan harga BBM akan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Sebaliknya, para demonstran menuding kenaikan harga BBM akan membuat rakyat kecil semakin sengsara.

Kukuhnya niat pemerintah menaikkan harga BBM, membuat demonstran semakin brutal hingga anarkis. Selain penolakan terhadap rencana kenaikan harga BBM, terdengar juga teriakan yang menyatakan pemerintahan saat ini adalah pemerintahan yang gagal, maka itu SBY-Boediono harus segera turun jabatan.

Melalui berbagai media, pihak pemerintah lalu menjabarkan perhitungan keuntungan secara ekonomi jika harga BBM dinaikkan. Yang kemudian juga dibantah dengan hitung-hitungan oleh pihak yang menolak. Hasil perhitungan kedua belah pihak saling bertentangan.

Lantas, apa yang terjadi pada masyarakat yang tak mengerti akan hitung-hitungan tersebut? Jawabannya: Bingung. Parahnya lagi, ada media yang justru memanfaatkan situasi. Oleh media itu, publik seakan diarahkan untuk memilih pada salah satu pihak yang saling bertentangan tersebut. Padahal, dalam ilmu logika, jika terdapat dua hal yang saling bertolak-belakang, selain kemungkinan salah satunya benar, masih ada kemungkinan keduanya salah.

Dengan jelas diterangkan dalam Undang-Undang Dasar  Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD ‘45) bahwa negara kita adalah negara hukum yang demokratis. Dalam hukum segala bentuk tuduhan harus bersifat jelas dan dapat dibuktikan. Berdasarkan hal ini, lebih arif kiranya jika segala bentuk tuduhan kegagalan pemerintahan juga disertai penuntutan yang sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Dengan demikian, hukum jalanan sebagaimana cerita di atas, tak perlu terjadi.

Memang akhirnya rencana kenaikan harga BBM pada 1 April 2012 batal terlaksana. Sidang Paripurna DPR RI memutuskan pemerintah berwewenang menaikkan harga BBM jika dalam kurun waktu 6  bulan berjalan terjadi fluktuasi harga minyak mentah dunia sebesar 15%. Sebuah langkah maju, seorang pakar hukum, yang menemukan keganjilan dalam keputusan tersebut, berencana menggugat secara hukum ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kita tunggu hasilnya.

http://hukum.kompasiana.com/2012/04/03/kejamnya-hukum-jalanan-refleksi-atas-kisruh-rencana-kenaikan-harga-bbm/

my opinion:

BBM or fuel  oil , It is currently being controversial in our beloved Country Indonesia. From explaining articles above i tried to give a response with my own mindset. here is a pro and kontra about the increase in fuel  oil prices. If the idea to become reality it will be raised inflation occurs price for all the necessities of life and This is for some people of middle and low incomes is very suffering. Because they will find the necessities of life they no longer affordable with their income is small, because the prices of necessities of life not directly proportional to wage or salary those who are not increased. But if bbm not be raised government would spend the state budget only to subsidize bbm. My advice as students and the common people, the government should improve the quality of human resource our society, so that we can process crude oil are very abundant in our country become a ready for use, without having to buy oil from the world market. so the increase in fuel oil prices will not happen and our society can live with comfortably

 
Leave a comment

Posted by on April 5, 2012 in tulisan

 

Tags: ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: